Kemana hujan pergi hari ini? Sejenak menggoda
bumi pada siang yang gerah lalu hilang saat malam
tengadah
kemana aku harus pergi saat kusadar tak ada lagi
yang aku bela dari perjalanan ini selain merapal jejak
lemah menuju rumah hatimu. Tak hilang dilalap lelah,
tak jera diremas gelisah.
Sekali aku coba lari dan mengingkari, seribukali aku
kembali lagi,padamu. Munghunus semua rindu dan
cinta untuk bangkit lagi, dalam barisan doa-doa dan
puja-puji. Lalu rebah pasrah menunggu hadirmu
tanpa ragu dan tanya lagi. Di mana kau alamatkan
RUMAH HATIMU? Agar aku tak salah berlari……..