K4t4 K4t4 M4t!

Juni 18, 2008

Kata kata mati mengepungku. Terlalu banyak defenisi

yang hinggap hingga lidahku kelu. Kata kata menjadi

sedemikian langka Seolah aku tak mampu

membahasakan cintaku padamu.

Semua telah kukurung di ruang simpanan

pengharapanku. Berisi namamu,dan berjuta

kenangan yang hadir dan kumaknai kedalamannya.

Aku tak ingin membongkarnya meski kata kata mati

telah merapal kesedihan dipusat jantungku…………

u…………

Dimana Alamat Rumah Hatimu?

Juni 18, 2008

Kemana hujan pergi hari ini? Sejenak menggoda

bumi pada siang yang gerah lalu hilang saat malam

tengadah

 

kemana aku harus pergi saat kusadar tak ada lagi

yang aku bela dari perjalanan ini selain merapal jejak

lemah menuju rumah hatimu. Tak hilang dilalap lelah,

tak jera diremas gelisah.

 

Sekali aku coba lari dan mengingkari, seribukali aku

kembali lagi,padamu. Munghunus semua rindu dan

cinta untuk bangkit lagi, dalam barisan doa-doa dan

puja-puji. Lalu rebah pasrah menunggu hadirmu

tanpa ragu dan tanya lagi. Di mana kau alamatkan

RUMAH HATIMU? Agar aku tak salah berlari……..

 

 

 

 

MATA AIR, AIR MATA

Juni 18, 2008

Aku ingin membasuh airmatamu

Biar luka itu kering

dan kau bisa melukis dirimu di birunya mata air

tanpa air mata lagi

Aku ingin menghirup mata airmu

Biar kehausan rindu ini tergenangi

hanya itu kok,tak lebih…… 

 

 

“UU PERCINTAAN”REPOBLIK ANAK MUDA

Juni 16, 2008

P E M B U K A A N

Bhwa ssungguh”y jtuh cnta

adlh hak stiap rmaja n oleh

sbabitu mka sluruh lrangan

ortu hrus dihpuskn krn tdk

ssuai dgn sikon anak muda

zman skrg dlm prses brpcran……………

 

p”rcntaan rmaja tlh smpailah

kpd saat yg brbhgia dgn pnuh

ksh syg mnghntrkn qta

k”pntu grbang jnjang

prnikahan kmdian drpd itu

utk dpt mnkmt prses pcaran

yg baek n romantis hrz

d”dsarkn pd ksh syg…..?

 

 

 

 

NYANYIAN SUNYI SEORANG PETANI

Juni 12, 2008

 

 

Memandang lengang langit petang

Aku terseret pada getar lembut romantika malam

Sekeping rembulan emas sempurna terbit dari

langit sebelah timur

Bias kemilaunya terasa indah menghias cakrawala

Berpadu binar bintang – bintang didinding langit tak

berawan

OOOh. Namra………..

tindakkahsemua ini sia – sia, bagi kami dari

hari ke hari

Diperbudak sesuap nasi?

OOOh, Namra……………

semua itu justru membuat kami bertambah

nelangsa

Sebab padi di sawah terancam puso

OOOh, Namra………….

Semua ini terasa hambarb dan hampa

Bagi jiwa kami yang senantiasa dikungkung duka

nestapa

 

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.